Masa depan adalah bagi mereka yang membaca. Begitu orang bijak bilang. Aktivitas membaca adalah aktivitas tertua manusia baik membaca dalam konteks peradaban manusia yang sifatnya literatif ataupun aktivitas “membaca” kondisi lingkungannya. Memperhatikan segala fenomena sosial yang terjadi di sekitar kita.
Membaca adalah proses mencerna pesan yang bagi kami hasil akhirnya harus membuat kita tergelitik untuk memperhatikan sekeliling kita. Membaca sistem dan model ‘kepatuhan-kepatuhan’ yang di bangun selama ini dan dijejalkan secara membabi buta. Intinya membaca tidak sekedar melahap buku, tapi mampu menggerakkan!
Ah, sudahlah… otak kami terlalu pendek, pemahaman kami cuma sampe di situ. Oh iya, kemarin sebenarnya kalo saja tidak hujan deras kami bermaksud mo gelaran lagi… Namun pun begitu, kami sedikit terobati dengan donasi buku dari Mbak Saidah di seberang sana, dari Bogor. Ada juga beberapa yang mengunjungi rumah reot kami pustaka huruf kecil untuk menyerahkan donasi buku, dari Fitri dkk mahasiswi Unhas. Trima kasih banyak tuan nyonya mudah-mudahan dimudahkan rezekinya…
Hampir lupa, kami mohon maaf bagi kalian yang pernah mengenal gelaran jalanan ini. Beberapa saat kami tak muncul. Percayalah itu bukan masa rehat, tapi waktu bagi kami untuk kembali lagi dan tak kapok! Ayo mulai membaca (lagi!). [Ending]









